Apakah Indonesia Akan Terus Begini?


Kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, dan masih banyak kata lain — dibawah standar — yang sering melekat erat dengan kata Indonesia yang katanya gemah ripah loh jenawi. Apa mau dikata di satu sisi memang seperti itu adanya. Percaya atau tidak lebih dari 50% penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Tentang pendidikan, di Asia saja Indonesia hanya menempati urutan puluhan. Jadi siapa dong yang harus bertanggung jawab

Indonesia bukan negara kecil bung! Lihat saja berapa penduduknya & berapa jumlah etnisnya. Indonesia memang negeri yang kaya, beragam sumber daya alamnya, beragam suku bangsanya. Namun sayangnya kekayaan itu ‘belum’ bisa mencukupi kebutuhan rakyatnya. Bisa dibilang ‘ayam mati di lumbung padi’ adalah orang Indonesia. Kekayaan alam yang melimpah ruah ternyata bukan menjadi milik bangsa ini, melainkan milik bangsa yang bisa menguasai teknologi untuk memanfaatkan kekayaan alam. Dan kita, hanya bisa menikmati sisanya sambil terkagum-kagum melihat betapa kayanya kita. Apa nggak ada putra bangsa yang bisa diandalkan untuk mengeksplorasi kekayaan kita?

Pendidikan masyarakat kita rata-rata berpendidikan rendah. Memang ada beberap yang benar-benar jenius. tapi untuk apa kejeniusan itu kalau tiada berguna bagi kemajuan bangsa. Kebanyakan mereka hanya memikirkan diri sendiri tanpa mempedulikan keadaan disekelilingnya. Ketidak rataan pendidikan ini dyarat memicu konflik. Pengangguran, tindak kejahatan dan kemerosotan moral adalah sebagian kecil akibat dari tidak meratanya tingkat pendidikan di Indonesia. Mungkin juga disebabkan oleh sisten pendidikan kita yang ‘kurang tepat’. Pendidikan hanya mengacu pada aspek intelejensia saja yang tidak diimbangi dengan aspek kecerdasan emosi. Bahkan peserta didik dipaksa untuk mencapai suatu target yang sebenarnya bukan itu tujuan pendidkan itu. Tak jarang banyak siswa yang frustasi karena tidak lulus ujian.

Masih ada harapan bagi Indonesia kita untuk bangkit, jika saja masyarakat kita sadar akan fungsi dan tugas kita masing-masing. Yang jadi birokrat jangan mempersulit birokrasi yang dibuat untuk memudahkan penyelenggaraan negara, yang jadi aparat tegakkan hukum seadil-adilnya jangan sibuk menarik pungutan liar dari masyarakat yang ‘salah karena tidak tahu’. Begitupun dengan Guru, Buruh, Petani, Ilmuwan, Pengusaha dan seluruh lapisan masyarakat tunjukkan kalau Indonesia adalah negri yang kaya dan bermartabat.

Advertisements

One thought on “Apakah Indonesia Akan Terus Begini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.